SORONG – Setelah berhasil menjadi Perguruan Tinggi pertama di Wilayah Maluku dan Papua yang meraih predikat akreditasi unggul pada akhir tahun 2025, Unimuda Sorong mewisuda 419 wisudawan pertama dengan predikat akreditasi unggul, Senin (19/1/2026).
Peristiwa ini disaksikan ribuan pasang mata sebagai saksi sejarah yang ditorehkan oleh Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong.
Ke-419 wisudawan dan wisudawati berasal dari 24 program studi dan delapan fakultas. Prosesi wisuda berlangsung di Gedung Zamroni Conference Center.
Saat memberi sambutan, Rektor Unimuda Sorong, Dr. H. Rustamadji memberi motivasi kepada para wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan studi.
“Kepada anak-anakku semua, untuk tidak berbicara latar belakang, karena latar belakang tidak dapat kita tarik ke depan untuk mendapatkan sesuatu, tetapi hari ini kita berbicara latar depan, karena di latar depan ada harapan dan mimpi yang bisa kalian dapatkan,” kata Rustamadji.
Unimuda Sorong telah menjadi Perguruan Tinggi pertama di wilayah Papua dan Maluku yang berhasil meraih akreditasi unggul. “Kami unggul bukan berarti sudah sederajat dengan perguruan tinggi negeri. Melainkan menjadi Perguruan Tinggi yang pertama kali dan menjadi satu-satunya di Tanah Papua dan Maluku yang dapat memperoleh akreditasi unggul,” ujar Rektor Rustamadji.
Kalau di jumlah seluruh Perguruan tinggi negeri, kedinasan dan swasta yang ada di Maluku dan Papua berjumlah 192 Perguruan tinggi, UNIMUDA Sorong menjadi yang pertama kali meraih akreditasi Unggul.
Sebelum menutup sambutan Rektor Rustamadji mengundang secara resmi musisi nasional bahkan internasional asal Papua yang viral menyanyikan lagu Di Bawah Tiang Bendera di depan Presiden RI, Prabowo Subianto, Edo Kondologit.
Edo Kondologit lantas membawa lagu Aku Papua, dan Di bawah Tiang Bendera dengan suara emasnya, dan menghipnotis wisudawan dan keluarga yang hadir.
Turut hadir dalam acara wisuda angkatan pertama UNIMUDA Sorong setelah meraih akreditasi unggul yakni Kepala LLDIKTI Wilayah XIV, Dr. Suriel Mofu, Gubernur Papua Barat Daya yang diwakili oleh Sekda Provinsi Papua Barat Daya, Yakop Kareth, Anggota DPD RI Dapil Papua Barat Daya, Pdt. Mamberob Rumakiek, dan H. Hartono serta Sekretaris Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Ahmad Mutaqqin.
Penulis: Jason




