Thursday, April 9, 2026
Google search engine
HomeEkonomi & BisnisJadi Pilar Ekonomi, Pemerintah Pusat Serahkan Bantuan Mesin Parut Sagu Bagi Masyarakat...

Jadi Pilar Ekonomi, Pemerintah Pusat Serahkan Bantuan Mesin Parut Sagu Bagi Masyarakat Adat Suku Moi

SORONG-Pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus memperkuat pemberdayaan masyarakat adat Papua, khususnya melalui pengembangan pangan lokal berbasis kearifan tradisional. Pada Minggu (14/12/2025), bantuan alat pengolahan sagu disalurkan kepada masyarakat Suku Moi di Distrik Mariat, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya.

Bantuan tersebut diterima oleh Zakarias Kokmala, Sekretaris Lembaga Musyawarah Adat (LMA) Kabupaten Sorong, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat adat. Pemerintah menilai sagu bukan hanya sumber pangan utama, tetapi juga memiliki potensi ekonomi strategis bagi Orang Asli Papua (OAP).

Paket bantuan meliputi empat unit mesin parut sagu, mesin babat rumput, terpal, parang, kapak, serta perlengkapan pendukung lainnya, disertai modal pembinaan usaha bagi warga di Kampung Yeflio dan Kampung Walal. Kehadiran alat modern ini diharapkan mampu mempercepat proses produksi dan meningkatkan nilai jual hasil olahan sagu.

Zakarias Kokmala menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas kebijakan yang dinilai tepat sasaran dan menyentuh kebutuhan nyata masyarakat adat.

“Bantuan ini sangat membantu kami meningkatkan produksi sagu dan memperkuat ekonomi keluarga. Ini bukti nyata perhatian Presiden terhadap masyarakat adat Papua,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan usaha sagu tidak hanya berdampak pada pendapatan, tetapi juga membuka peluang bagi keluarga untuk menjamin pendidikan generasi muda. Program ini sekaligus menjadi langkah edukatif dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan.

Melalui kebijakan ini, pemerintah berharap masyarakat Suku Moi semakin mandiri dalam mengelola potensi lokal, sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis kearifan lokal di Papua Barat Daya secara berkelanjutan.

Penulis : Andre R

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments