Thursday, May 14, 2026
Google search engine
HomeBerita TerkiniAnggota MRP PBD Diduga Caci Senator PFM, Tokoh Muda Maybrat Desak Proses...

Anggota MRP PBD Diduga Caci Senator PFM, Tokoh Muda Maybrat Desak Proses Hukum

MAYBRAT – Pernyataan anggota Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Barat Daya (MRP PBD), Selly Kareth, di media sosial menuai sorotan keras dari tokoh muda Kabupaten Maybrat, Jefry Aifat. Ia menilai unggahan tersebut diduga mengandung unsur penghinaan terhadap Anggota DPD RI asal Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor.

Jefry Aifat secara tegas meminta agar persoalan tersebut tidak dibiarkan berlarut-larut dan segera diproses secara hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau benar ada unsur pencemaran nama baik dan penghinaan di ruang publik, maka harus segera diproses secara hukum agar menjadi pembelajaran bagi semua pihak,” ujar Jefry dalam keterangannya, Jumat (20/03/2026).

Ia juga menyayangkan sikap seorang pejabat publik yang dinilai tidak mencerminkan etika dalam menyampaikan pendapat, terlebih di ruang terbuka seperti media sosial. Menurut Jefry, kritik seharusnya disampaikan secara santun dan berbasis data, bukan dengan kata-kata yang berpotensi merendahkan martabat orang lain.

Selain itu, Jefry turut menyinggung adanya tudingan yang dilontarkan Selly Kareth terkait dugaan penggunaan dana hibah Otonomi Khusus (Otsus) oleh Senator Paul Finsen Mayor. Ia mempertanyakan dasar dari tuduhan tersebut.

“Kalau ada tuduhan penggunaan dana hibah Otsus, harus jelas sumber dan buktinya. Jangan sampai itu hanya menjadi fitnah yang merugikan pihak lain,” tegasnya.

Jefry juga mengingatkan bahwa sebagai anggota MRP, Selly Kareth seharusnya menjaga integritas dan menjadi teladan bagi masyarakat Papua, bukan justru memperkeruh suasana dengan pernyataan yang kontroversial.

Ia berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti persoalan ini secara objektif dan profesional, sehingga tidak menimbulkan konflik yang lebih luas di tengah masyarakat.

“Semua pihak harus menahan diri dan menghormati proses hukum. Kita ingin Papua tetap damai dan masyarakat tidak terpecah karena persoalan seperti ini,” tutupnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments