Thursday, May 14, 2026
Google search engine
HomeHukum & KriminalSenator PFM, Bupati, DPRK dan Para Tokoh Bentuk Tim Penyelesaian Kasus Tambrauw,...

Senator PFM, Bupati, DPRK dan Para Tokoh Bentuk Tim Penyelesaian Kasus Tambrauw, Libatkan Komnas HAM

SORONG – Anggota DPD RI dapil Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor, mengambil langkah konkret dengan membentuk dan mengkoordinir Tim Penyelesaian Kasus Tambrauw menyusul insiden penyerangan di Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw.

Pada Minggu malam (22/03/2026), Senator PFM menggelar pertemuan bersama Bupati Tambrauw, DPRK, Kasatpol PP, kepala dan sekretaris distrik, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta mahasiswa. Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan bersama untuk membentuk tim khusus guna menyelesaikan persoalan yang terjadi di wilayah tersebut secara komprehensif.

Tim yang telah dibentuk selanjutnya melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Polda Papua Barat Daya, Polres Tambrauw, serta Komnas HAM RI dan perwakilan Komnas HAM Papua. Semua pihak sepakat untuk mencari solusi bersama agar penyelesaian kasus dapat dilakukan secara menyeluruh dan berkeadilan.

“Saya sudah berkoordinasi dan komunikasi dengan Komisioner Komnas HAM RI Saurlin P. Siagian dan Kepala Komnas HAM perwakilan Papua Frits Ramandey, akan turunkan tim dan akan saya fasilitasi untuk bertemu dengan sejumlah pihak, nanti didengar semua, dan dicari akar masalah dan solusinya,” ujar Paul Finsen Mayor, Senin (23/03/2026).

Sebelumnya, ia juga mendesak para pelaku pembunuhan tenaga kesehatan agar bersikap kooperatif dan segera menyerahkan diri kepada aparat penegak hukum. Ia menegaskan bahwa penyerangan tersebut merupakan tindak kriminal murni yang harus ditangani secara tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

PFM yang merupakan Ketua Dewan Adat Papua Wilayah III Doberay juga mengapresiasi kinerja aparat kepolisian daerah dalam melakukan pengejaran terhadap para pelaku serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Barat Daya.

Diketahui, sebelumnya telah terjadi penyerangan terhadap empat tenaga kesehatan oleh orang tak dikenal di Kampung Jokbu, Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya, pada Senin (16/3) sekitar pukul 11.37 WIT. Insiden tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia.

Penulis: Dwi P

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments