JAKARTA – Anggota Komite I DPD RI Daerah Pemilihan Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor (PFM), melakukan pertemuan strategis dengan Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi, Komjen Pol. Dr. Drs. H. Mohammad Fadil Imran, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (29/6/2026).
Pertemuan tersebut menjadi langkah konkret untuk memperjuangkan hak Orang Asli Papua (OAP), memperkuat kelembagaan Polri di Papua Barat Daya, sekaligus mendorong terciptanya keamanan yang berkelanjutan.
Turut mendampingi Astamaops Polri, Kadivhumas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir dan Karobinops, Brigjen Pol Auliansyah Lubis.
Dalam pertemuan itu, PFM menyampaikan empat agenda utama yang dinilai strategis bagi masa depan Papua Barat Daya.
Pertama, memperkuat sinergi antara Komite I DPD RI dengan Polri dalam mengawal berbagai isu strategis, khususnya yang berkaitan dengan keamanan, pembangunan, dan perlindungan hak-hak masyarakat di Tanah Papua.
Kedua, PFM mendesak adanya penambahan kuota penerimaan Akademi Kepolisian (Akpol) bagi Papua Barat Daya. Menurutnya, kebijakan tersebut penting untuk membuka ruang yang lebih besar bagi generasi muda Orang Asli Papua agar dapat menjadi perwira Polri dan mengambil peran dalam menjaga keamanan di daerahnya sendiri.
Ketiga, Senator asal Papua Barat Daya itu juga mendorong agar perwira Polri dari kalangan Orang Asli Papua memperoleh kesempatan promosi jabatan secara adil dan profesional hingga mampu mencapai jenjang perwira tinggi atau “pecah bintang”. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk keberpihakan terhadap penguatan representasi OAP di institusi Polri.
Agenda keempat yang menjadi perhatian serius adalah kondisi keamanan di Papua Barat Daya. PFM berkoordinasi dengan Astamaops Polri guna mencari solusi konkret dalam penanganan konflik yang terjadi di Kabupaten Tambrauw dan Kabupaten Maybrat agar situasi keamanan segera kondusif dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman.
“Saya ingin memastikan Orang Asli Papua memperoleh kesempatan yang adil untuk berkembang, baik melalui pendidikan kepolisian, jenjang karier di institusi Polri, maupun melalui terciptanya situasi keamanan yang kondusif. Papua yang aman akan menjadi fondasi bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas PFM.
Sementara itu, Astamaops Polri, Komjen Pol. Mohammad Fadil Imran, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan komitmen DPD RI, khususnya Senator Paul Finsen Mayor, terhadap pembangunan keamanan di Papua Barat Daya.
Ia menegaskan Polri siap memperkuat sinergi dengan DPD RI serta memberikan dukungan terhadap berbagai upaya yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Orang Asli Papua dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua.
“Terciptanya situasi keamanan yang kondusif merupakan prasyarat utama agar pembangunan dapat berjalan optimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat Papua Barat Daya,” katanya.




